Asal usul kota Balikpapan
B
Basuki
Guru Skarla
03 November 2026
3 mnt baca • 2 pembaca
Berikut adalah cerita pendek yang mengangkat legenda dan asal-usul nama **Kota Balikpapan** berdasarkan cerita rakyat yang populer di masyarakat Kalimantan Timur.
### Legenda Kulindan dan Asal-Usul Nama Balikpapan
Dahulu kala, di pesisir Teluk Balikpapan, hiduplah sebuah perkampungan Suku Paser yang damai dan makmur di bawah pimpinan seorang kepala adat bernama **Kendis Patong**. Wilayah ini terkenal dengan hasil lautnya yang melimpah serta hutan bakaunya yang lebat.
Suatu hari, Sultan Paser yang bertahta di Paser Belengkong menetapkan sebuah titah: setiap kampung di bawah kekuasaannya wajib menyetorkan upeti tahunan sebagai tanda kesetiaan. Upeti tersebut biasanya berupa hasil bumi, kayu ulin pilihan, hingga barang-barang berharga.
Mendengar titah tersebut, Tetua Kendis Patong bersama para warga segera bergotong-royong mempersiapkan upeti terbaik. Papan-papan kayu ulin pilihan yang kuat dan tahan air laut—yang sangat dibutuhkan untuk membangun istana sultan—disiapkan dalam jumlah besar.
*“Kita harus menyerahkan upeti ini tepat waktu agar keselamatan kampung kita tetap terjaga,”* pesan Kendis Patong kepada para pemuda yang bertugas mengantar upeti.
Rombongan perahu bermuatan papan kayu ulin itu pun berangkat menyusuri teluk menuju pusat kerajaan. Namun, di tengah perjalanan, terjadilah hal yang tak terduga. Badai besar secara tiba-tiba datang menerjang. Angin kencang dan ombak setinggi rumah menghempas perahu-perahu mereka tanpa ampun.
Sebagian besar papan kayu ulin terlepas dari ikatan dan jatuh berserakan ke laut. Ombak yang ganas memutarbalikkan papan-papan tersebut hingga terombang-ambing di atas permukaan air. Meskipun dalam keadaan sulit, para pengawal berhasil menyelamatkan diri dan kembali ke kampung untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Kendis Patong.
Beberapa waktu kemudian, warga kampung dan para nelayan yang melaut di teluk melihat sebuah pemandangan yang unik. Papan-papan kayu ulin yang tadinya hanyut tampak tersangkut dan mengapung di sepanjang pesisir pantai dalam posisi terbalik.
Dalam bahasa lokal Suku Paser, kata **"Balik"** berarti kembali atau terbalik, dan **"Papan"** berarti papan kayu. Melihat fenomena banyaknya papan yang terbalik di sepanjang pantai tersebut, masyarakat mulai menyebut teluk itu dengan sebutan **"Balik Papan"**.
Nama itu terus melekat dari mulut ke mulut, diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Seiring berjalannya waktu, wilayah tempat ditemukannya papan-papan terbalik itu berkembang menjadi sebuah kota pelabuhan yang megah dan sibuk, yang kini kita kenal sebagai **Kota Balikpapan**.
> 💡 **Tahukah Kamu?**
> Selain legenda di atas, ada versi sejarah lain yang menyebutkan bahwa nama Balikpapan berasal dari kata *Kuling-Pandangen* atau kisah seorang putri bernama **Aji Raden Putri Peran Indar** dari Paser yang konon konon melahirkan keturunan bangsawan di daerah tersebut, di mana bagian belakang perahunya tersangkut di papan (kulindan). Apapun versinya, Balikpapan kini telah bertransformasi menjadi kota yang modern, hijau, dan menjadi gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ada hal lain mengenai sejarah atau tempat menarik di Balikpapan yang ingin kamu ketahui?
Aksara SKAKES Kurasi
Karya orisinal siswa disunting secara santun oleh tim pembimbing literasi.